STIMULUS PROGRAM KEMITRAAN BAGI MASYARAKAT PENGEPUL SAMPAH TERHADAP PENINGKATAN UPAYA KELANJUTAN USAHA MITRA (Studi Pada Mitra Pengepul Sampah di Kelurahan Bambankerep Semarang)

Leonardo Budi Hasiholan, Azis Fathoni, Sukaryo Sukaryo

Sari


Salah satu rantai niaga pengepul yang sudah terjalin kuat di lokasi sekitar TPA
ini adalah pertemuan antara model hubungan mutualisme antara pengepul. Saat ini
Pengepul sampah mulai berkompetisi dan mendapatkan porsi lebih dalam
penentuan price maker dari barang barang pulungan di TPA.
Permasalahan utama Mitra pengepul yang melakukan usaha pengepulan ini
adalah terbenturnya kondisi pengepul yang masih menggunakan konsep
manajemen keluarga dalam penanganan usaha ini. Dari hal diatas menunjukkan
Mitra sedang menghadapi masalah dalam melangsungkan usahanya. Teknik
pengabdian dan counceling yang tersusun dalam pelaksanaan pengabdian ini terdiri
dari dua metode pendekatan pelaksanaan yakni dengan Metode Pelaksanaan dalam
bidang Manajemen dan Metode Pelaksanaan dalam bidang Produksi serta
Pendekatan Kuantitative
Hasil Kegiatan Pengabdian terbagi menjadi beberapa tahap. Pertama:
Pelatihan Manajemen dan Pemberdayaan Model Bisnis dan rencana bisnis , Kedua:
Menjadi bagian dari komunitas pengusaha Daur Ulang Plastik (DUP) ketiga
Manajemen Alat Bantu Produksi dan Pelatihan dan Pendampingan Untuk Proses
Daur Ulang. Hasil analisis Kuantitative data tentang tingkat pengetahuan usaha
pengepulan menunjukkan bahwa subyek telah memiliki pengetahuan pada pretest.
Pada posttest didapatkan kurang lebih 70% dari subyek memperoleh nilai lebih dari
rata-rata. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa penyuluhan pada
pengabdian berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan keberhasilan mengelola
usaha pengepulan pada mitra, dan kelompok sosial lainnya bisa diterima.
Kata Kunci : Pengabdian, Model Bisnis, Daur Ulang, Produksi pengepul


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.