MANAJEMEN BAHAYA DAN RISIKO PADA PEKERJA GONDOLA PROYEK APARTEMEN MENARA ONE (Studi Kasus : Menara One Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah)

Muhammad Nur Sahid, Aprilia Dana Eliska

Sari


Apartemen Menara One termasuk konstruksi bangunan tingkat tinggi. Kegiatan konstruksi
pada bangunan tingkat tinggi membutuhkan alat yang cukup beragam, salah satunya adalah
Gondola. Gondola merupakan pesawat angkat yang biasanya digunakan pada pekerjaan
finishing, seperti pengecatan dinding luar, repair dinding luar, pemasangan ACP, dan lainlain. Pengoperasian gondola di ketinggian sangat membutuhkan kestabilan. Oleh karena itu,
dilakukan manajemen risiko untuk meminimalisir risiko dalam pekerjaan. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko, penilaian risiko, pengendalian risiko, serta
antisipasi risiko. Hasil identifikasi bahaya yaitu, ceroboh saat merakit tiang dan lengan
penggantung, panik saat sling macet, dan pengaruh angin. Hasil identifikasi risiko yaitu
tangan terjepit, pekerja terjatuh dari ketinggian, dan mata pekerja kemasukan debu. Pada
penilaian risiko terdapat risiko berperingkat ekstrim, yaitu tangan terjepit, terjepit tali sling,
mata pekerja kemasukan debu, pekerja terjatuh dari ketinggian, dan pekerja panik sehingga
meloncat ke bawah dari ketinggian. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan yaitu, perakitan
standar berdasarkan manual book dan dirakit oleh pekerja yang sudah berkompetensi di
bidang gondola, dilakukan pengecekan sling sebelum dioperasikan, dan pekerja gondola harus
memiliki Surat Ijin Operator, serta pekerja harus berbadan sehat menurut keterangan dokter.
Antisipasi risiko yang dapat dilakukan seperti penggunaan tali safety personal, pengecekan
baut sambungan keranjang gondola, trial pada tombol power naik-turun sebelum dioperasikan
oleh pekerja, pemasangan police line disekitar area kerja, dan pekerja wajib menggunakan
APD.
Kata kunci : apartemen, gondola, manajemen bahaya dan risiko


Teks Lengkap:

PDF (English)


DOI: http://dx.doi.org/10.32132/neoteknika.v5i1.1381

DOI (PDF (English)): http://dx.doi.org/10.32132/neoteknika.v5i1.1381.g1348

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.